PROFESSIONAL PRESENTATION SKILLS

Kemampuan untuk melakukan presentasi saat ini tidak hanya menjadi monopoli level top management saja tetapi sudah menjadi keharusan bagi setiap level manajemen sampai dengan level pelaksana sekalipun.
Namun tidak semua orang mempunyai kemampuan untuk dapat mengungkapkan pandangan, ide ide ataupun gagasannya secara baik. Sehingga ide ide ataupun gagasannya yang bagus dan cemerlang akan hilang dan dianggap biasa saja atau bahkan diabaikan. Hal ini tentu saja kalau tidak dapat disampaikan dan dikomunikasikan secara efektif dalam sebuah presentasi.
Dengan menguasai teknik presentasi diharapkan peristiwa gagalnya melakukan presentasi dapat teratasi.

TUJUAN PELATIHAN :
 
1. Meningkatkan kesadaran pentingnya suatu presentasi agar efektif dan mempunyai dampak

2. Mampu mengembangkan ketrampilan dalam menggunakan berbagai teknik presentasi, membuat struktur presentasi dan mengkomunikasikannya baik secara verbal ataupun non verbal.

3. Menghilangkan hambatan personal, menimbulkan keterbukaan, sikap antusias dalam memberikan suatu presentasi

RINGKASAN MATERI :
 
BAGIAN 1. TUJUAN DAN PENGENALAN.
• Penjelasan singkat tujuan pelatihan, metode yang akan digunakan, outline dan topik yang akan dipelajari.
• Diskusi singkat harapan dan keinginan peserta guna mencapai obyketif pelatihan.
• Pembahasan pentingnya presentasi dalam membantu tujuan perusahaan.

BAGIAN 2. STRATEGI MELAKUKAN PRESENTASI
• Strategi, teknik dan cara melakukan presentasi agar presentasi yang diberikan dapat lebih berdampak dan segera mendapatkan dan menarik perhatian audience.
• Diskusi hal hal yang sering membuat terjadinya kegagalan suatu presentasi.
• Sruktur presentasi agar penyampaian presentasi menjadi lebih menarik dan lebih efektif.
• Apa makna presentasi ?
• Mengapa presentasi harus dilakukan dengan baik?

BAGIAN 3. KEMAMPUAN DAN KUALITAS PRESENTER
• Hal yang seharusnya dilakukan dan tidak seharusnya dilakukan seorang Presenter.
• Mendapatkan kesan, kredibilitas dan cara tampil seorang Presenter
• Delapan ‘C’ seorang Presenter.
• Bagaimana mendapatkan impact dalam memberikan suatu presentasi ?
• Gerakan yang menganggu dan sebaiknya dihindari sewaktu melakukan presentasi
• Menciptakan kwalitas suara, intonasi, kecepatan dan gaya berbicara.
• Cara menggunakan body language untuk mendapatkan impact dalam mengkomunikasikan pesan ataupun ide yang disampaikan

BAGIAN 4. “ROLE PLAY” : PENERAPAN PELATIHAN BAGIAN 1
• Setiap peserta training melakukan praktek pertama yang akan divideo tape, dan akan diputar ulang untuk mendapatkan feedback baik dari peserta maupun dari fasilitator terhadap hal hal yang telah dipelajari bersama.

BAGIAN 5. METODE PENGGUNAAN MEDIA (ALAT BANTU)
• Teknik menggunakan alat bantu (OHP, Flipchart, LCD Computer dsbnya) agar presentasi yang diberikan dapat lebih mempunyai dampak.
• Pembahasan manfaat kelebihan dan kekurangan dari penggunaan setiap media (alat bantu) yang digunakan.

BAGIAN 6. “ROLE PLAY” : PENERAPAN PELATIHAN BAGIAN 2
• Kembali setiap peserta training melakukan praktek yang kedua untuk melihat kembali perubahan dan perbaikan yang telah dilakukan dari role play pertama. Video tape kembali diputar ulang untuk mendapatkan feedback dari peserta maupun dari fasilitator terhadap hal hal yang telah dipelajari bersama.

BAGIAN 7. TEKNIK MELIBATKAN PESERTA
• Cara memberikan presentasi agar materi yang dilakukan tidak berkesan satu arah.
• Bagaimana cara melakukan pendekatan kepada audience
• Kiat kiat menjawab dan memberikan pertanyaan kepada audience.
• Teknik observasi non verbal communication.

BAGIAN 8. RANGKUMAN DAN PENUTUP / MEMBUAT RENCANA TINDAKAN
• Untuk memastikan tindakan tindakan yang harus dilakukan setelah mengikuti program, agar training yang diberikan dapat berjalan lebih efektif. Dan dapat di-implementasikan didalam pekerjaan.

METODE YANG DIGUNAKAN :

• Ceramah
• Diskusi
• Role play

SASARAN PESERTA :
• Pimpinan, Manager, Supervisor, ataupun orang yang sering terlibat dalam memberikan/melakukan presentasi

JUMLAH PESERTA :
• Maximun10 (sepuluh) peserta dalam 1 (satu) group, Hal ini untuk menjamin partisipasi interaktif, focus dan perhatian peserta tidak terpecah.

LAMA PROGRAM :
• 2 (dua) hari (16 jam efektif)